Thursday, 8 July 2010

Avanza Misterius Saat Aktivis ICW Diserang

VIVAnews - Pada saat penyerangan terhadap Peneliti Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch, Tama Satrya Langkun, ada sebuah mobil Toyota Avanza 'misterius' di dekatnya. Mobil itu membuntuti Tama yang berboncengan dengan temannya, Laode Moamar Khaddafi.

Saat kejadian, mobil Avanza itu tiba-tiba berhenti dan menawarkan bantuan kepada Tama dan Khaddafi. "Ada mobil Avanza, tiba-tiba berhenti sekitar sepuluh meter dari kejadian. Kita masih berusaha untuk berdiri. Sebelum kami berdiri, orang itu (penumpang Avanza) mendekat menawarkan bantuan," kata Khaddafi di kantor ICW, Jakarta, Kamis 8 Juli 2010.

Mobil Avanza ini kemudian meninggalkan tempat kejadian dan melaju setelah kepergian empat penganiaya Tama. Mobil itu pergi setelah Tama menolak dibawa ke rumah sakit dengan mobil tersebut.

Anehnya lagi, lanjut Khaddafi, Avanza itu kembali muncul setelah 15 menit meninggalkan mereka. Ketika mencari pertolongan, kata dia, Avanza itu kembali parkir di tempat semula.

Setelah parkir, salah satu penumpang turun dan kembali menghampiri dan memberikan tawaran untuk mengantar ke rumah sakit. Namun, tawaran itu lagi-lagi ditolak oleh Tama. Tama kembali berkukuh tidak mau dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan Avanza tersebut.

Khadafi menuturkan, Tama seolah memiliki firasat yang kurang baik dengan pengendara dan penumpang Avanza tersebut. "Saya tidak punya feeling apa-apa. Tama mungkin sudah punya feeling, ngotot tidak mau, tetap ngotot nunggu taksi, sampai akhirnya Tama terpaksa dibawa naik sepeda motor," kata dia.

Menurut dia, orang yang mengendarai Avanza itu berperawakan agak gemuk. "Orangnya agak gemuk, potongan rambutnya cepak," kata dia. Keanehan tidak hanya sampai di situ. Khadafi kembali merasakan keanehan saat penumpang yang turun dari mobil Avanza itu mengembalikan helm Khadafi. Padahal, dia merasa helm itu sebelumnya dibawa para penganiaya Tama. "Helm ini saya kira sudah dibawa sama dia (pengeroyok) pada kejadian pertama. Mas ini helmnya, lalu saya ambil," kata dia.

Keterkejutan Khadafi masih berlanjut. Saat mau meninggalkan lokasi kejadian, seorang satpam yang menolong mereka bercerita sempat berbincang dengan penumpang Avanza itu.

Dia mengatakan satpam itu bercerita bahwa penumpang Avanza itu mengatakan sempat mengejar pelaku pengeroyokan terhadap Tama. "Dia sempat mengejar dan katanya ketemunya di Hotel Kaisar," kata dia menirukan satpam itu.

"Entah ketemunya langsung atau bagaimana, saya tidak tahu. Saya terus berpikir, sepertinya satu komplotan mereka ini."

Dan sekarang Tama dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo setelah sebelumnya sempat di RS Asri. Bagian kepala Tama harus menerima belasan jahitan.

No comments:

Post a Comment

Comment